Description
Setiap orang pasti pernah bersedih dengan berbagai alasan. Merasa sedih itu fitrah manusia dan bagian dari kehidupan. Namun, apakah kita mau bersedih terus-menerus, meratapi segala derita, dan merasa tidak akan pernah bahagia?
Faktanya, kesedihan yang berlarut-larut itu sama sekali tidak baik bagi diri kita sendiri dan tidak dianjurkan pula oleh Allah dan Rasulullah saw. Ingat perkataan Rasulullah saw kepada Abu Bakar Ash-Shiddiq? “Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.”
Resapi saja segala hikmah dari kesedihan yang ada. Teladani kekuatan dan ketabahan para nabi dan orang saleh dalam mengatasi kesedihan mereka. Perbanyak membaca doa-doa penguat hati yang dilampirkan dalam buku ini.
Jadi segera usap air mata itu, angkat dagu, buang jauh-jauh rasa sedih yang membelenggu. Bersedihlah secukupnya. Ingat, hidup terus berjalan. Jangan sampai kita kalah oleh keterpurukan yang melemahkan.
- Apa arti kesedihan dalam Islam?
- Apa saja penyebab kesedihan?
- Bagaimana para nabi dan orang saleh menyikapi kesedihan?
- Apa saja tips agar tidak lagi galau dan sedih?
- Penulis: Aba Mehmed Agha
- Jumlah halaman: –
- Ukuran: 14 x 20 cm
- Jilid: lem punggung
- Kertas isi: Bookpaper
- ISBN: –
- Penerbit: Checklist Media


Reviews
There are no reviews yet.